Jumat, 11 Mei 2012
CARA MENGHILANGKAN JERAWAT CARA MENGHILANGKAN JERAWAT CARA MENGHILANGKAN JERAWAT
CARA MENGHILANGKAN JERAWAT
Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat. Perlu diketahui bahwa jerawat ialah suatu kondisi dimana lubang pori-pori kulit mengalami penyumbatan yang berakibat pada timbulnya peradangan. Peradangan ini biasanya menyebabkan munculnya kantung nanah pada bagian kulit terutama wajah. Penyebab jerawat umumnya adalah perubahan hormonal yang merangsang produksi kelenjar minyak berlebih di kulit, sel kulit mati, bakteri, kosmetik, dan efek obat-obatan. Biasanya jerawat banyak timbul pada usia remaja, namun tidak tertutup kemungkinan juga menyerang orang dewasa.
Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat. Penyakit yang satu ini kerap membuat penderitanya tidak pecaya diri, karena bagian wajah ternoda oleh benjolan kecil berwarna merah dan kuning. Rasa tidak percaya diri tersebut tidak jarang mengakibatkan si penderita tidak sabaran untuk menghilangkan jerawat di wajahnya melalui jalan pintas, yakni memecahnya dengan kuku tangan. Padahal hal tersebut dapat mengakibatkan bekas jerawat berwarna hitam yang sudah untuk dihilangkan.Untuk menghindari atau mengobati kulit wajah penuh jerawat, perlu Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat agar tidak merebak ke bagian wajah lainnya. Mula-mula anda harus mengetahui larangan-larangan yang harus dihindari penderita jerawat, karena menangani jerawat tidak boleh asal-asalan.
Kamis, 10 Mei 2012
tugas tik (eka prasiyuda/08)
SISTEM BILANGAN BINER
Sistem bilangan biner atau sistem
bilangan basis dua (r=2) adalah sebuah sistem penulisan angka dengan
menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern
ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem
bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari
sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilangan Oktal atau
hexsadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit,
atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu
berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte/bita. Kode-kode rancang bangun
komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information
Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.
|
Desimal
|
Biner (8 bit)
|
|
0
|
0000 0000
|
|
1
|
0000 0001
|
|
2
|
0000 0010
|
|
3
|
0000 0011
|
|
4
|
0000 0100
|
|
5
|
0000 0101
|
|
6
|
0000 0110
|
|
7
|
0000 0111
|
|
8
|
0000 1000
|
|
9
|
0000 1001
|
|
10
|
0000 1010
|
|
11
|
0000 1011
|
|
12
|
0000 1100
|
|
13
|
0000 1101
|
|
14
|
0000 1110
|
|
15
|
0000 1111
|
|
16
|
0001 0000
|
Perhitungan dalam bilangan biner
dimulai dengan angka pertama,dan angka selanjutnya.Dalam system bilangan decimal,perhitungan
menggunakan angka 0 hingga 9,sedangkan dalam biner hanya menggunakan angka 0
dan 1.
1. Perkalian
Bilangan BINER
Perkalian bilangan biner dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian pada sistem bilangan desimal. Dasar perkalian untuk masing-masing digit bilangan biner dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Contoh perkalian bilangan BINER :
Perhatikan, ada dua keadaan dalam perkalian bilangan biner, jika pengali adalah Bilangan 1 maka cukup disalin saja,jika penggali adalah bilangan 0 maka semua hasilnya semuanya 0.penjelasan:perkalian merupakan gabungan antara perkalian dan penjumlahan bilangn biner.sehingga memerlukan Selanjutnya dijumlahkan seperti penjumlahan pada bilangan biner. Yaitu menggunakan ketentuan sebagai berikut:
Perkalian bilangan biner dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian pada sistem bilangan desimal. Dasar perkalian untuk masing-masing digit bilangan biner dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Contoh perkalian bilangan BINER :
Perhatikan, ada dua keadaan dalam perkalian bilangan biner, jika pengali adalah Bilangan 1 maka cukup disalin saja,jika penggali adalah bilangan 0 maka semua hasilnya semuanya 0.penjelasan:perkalian merupakan gabungan antara perkalian dan penjumlahan bilangn biner.sehingga memerlukan Selanjutnya dijumlahkan seperti penjumlahan pada bilangan biner. Yaitu menggunakan ketentuan sebagai berikut:
0 x
0 = 0
0 x 1 = 0
1 x 0 = 0
1 x 1 = 1
0 x 1 = 0
1 x 0 = 0
1 x 1 = 1
Selanjutnya dijumlahkan seperti penjumlahan
pada bilangan biner. Yaitu menggunakan ketentuan sebagai berikut:
0 + 0 = 0
0 + 1 = 1
1 + 1 = 0 dan menyimpan 1 untuk bilangan biner selanjutnya
0 + 1 = 1
1 + 1 = 0 dan menyimpan 1 untuk bilangan biner selanjutnya
Rabu, 09 Mei 2012
Taeyeon
birth name: Kim Tae-yeon
(Hangul: 김태연
| Hanja: 金泰妍)
DOB: March 9, 1989
Birthplace: Jeonju, North Jeolla, South Korea
Height: 160cm | Blood type: O
DOB: March 9, 1989
Birthplace: Jeonju, North Jeolla, South Korea
Height: 160cm | Blood type: O
Jessica
Korean name: Jung Su-yeon
(Hangul: 정수연
| Hanja: 鄭秀妍)
DOB: April 18, 1989
Birthplace: San Francisco, California, USA
Height: 163cm | Blood type: B
DOB: April 18, 1989
Birthplace: San Francisco, California, USA
Height: 163cm | Blood type: B
Sunny
Birth name: Lee Sun-kyu
(Hangul: 이순규
| Hanja: 李順圭)
DOB: May 15, 1989
Birthplace: Los Angeles, California, USA
Height: 158cm | Blood type: B
DOB: May 15, 1989
Birthplace: Los Angeles, California, USA
Height: 158cm | Blood type: B
Tiffany
Birth name: Stephanie Hwang
Korean name: Hwang Mi-young (Hangul: 황미영 | Hanja: 黄美英)
DOB: August 1, 1989
Birthplace: San Francisco, California, USA
Height: 162cm | Blood type: O
Korean name: Hwang Mi-young (Hangul: 황미영 | Hanja: 黄美英)
DOB: August 1, 1989
Birthplace: San Francisco, California, USA
Height: 162cm | Blood type: O
Hyoyeon
Birth name: Kim Hyo-yeon (Hangul: 김효연 | Hanja: 金孝淵)
DOB: September 22, 1989
Birthplace: Incheon, South Korea
Height: 160cm | Blood type: AB
DOB: September 22, 1989
Birthplace: Incheon, South Korea
Height: 160cm | Blood type: AB
Yuri
Birth name: Kwon Yuri (Hangul: 권유리 | Hanja: 權侑利)
DOB: December 5, 1989
Birthplace: Goyang, Gyeonggi, South Korea
Height: 167cm | Blood type: AB
DOB: December 5, 1989
Birthplace: Goyang, Gyeonggi, South Korea
Height: 167cm | Blood type: AB
Sooyoung
Birth name: Choi
Soo-young (Hangul: 최수영 | Hanja: 崔秀英)
DOB: February 10, 1990
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 170cm | Blood type: O
DOB: February 10, 1990
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 170cm | Blood type: O
YoonA
Birth name: Im Yoona (Hangul: 임윤아 | Hanja: 林允兒)
DOB: May 30, 1990
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 166cm | Blood type: B
DOB: May 30, 1990
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 166cm | Blood type: B
SeoHyun
Birth name: Seo Joo-hyun
(Hangul: 서주현
| Hanja: 徐珠賢)
DOB: June 28, 1991
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 168cm | Blood type: A
DOB: June 28, 1991
Birthplace: Seoul, South Korea
Height: 168cm | Blood type: A
tugas tik
Perkalian Bilangan BINER
Perkalian bilangan biner dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian pada sistem bilangan desimal. Dasar perkalian untuk masing-masing digit bilangan biner dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Contoh perkalian bilangan BINER :
Perhatikan, ada dua keadaan dalam perkalian bilangan biner, jika pengali adalah bilangan 1 maka cukup disalin saja, jika pengali adalah bilangan 0 maka hasilnya semuanya 0.
Perkalian bilangan biner dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian pada sistem bilangan desimal. Dasar perkalian untuk masing-masing digit bilangan biner dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Contoh perkalian bilangan BINER :
Perhatikan, ada dua keadaan dalam perkalian bilangan biner, jika pengali adalah bilangan 1 maka cukup disalin saja, jika pengali adalah bilangan 0 maka hasilnya semuanya 0.
Langganan:
Komentar (Atom)